HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Tren 2026: reservasi dini, GLP-1, kurang alkohol

New York Times Top Stories •
×

Reservasi dini, yang jadi lebih populer pasca pandemi, kini jadi preferensi permanen banyak tamu, menurut koki. Mereka tahu kita mau tidur jam 9 malam, kenyang babi mewah, dan itu hanya bisa kalau mereka tinggalkan spiel di meja. Dan ya... mereka tahu kita pakai GLP-1.

Hampir satu dari lima orang AS coba GLP-1. Sachi Statz (Tin Tin, Miami) bilang orang sekarang share appetizer dan main, skip dessert, atau minum minuman after-dinner dikit. Sarah Lewitinn (Jacaranda, Los Angeles) coba Ozempic dan nol minat minum alkohol. Jon Sybert (Rye Bunny, Washington, D.C.) bilang empat tamu bisa share dua main dan dua small plates. Daniel Patterson (Jacaranda, Los Angeles) sebut minum alkohol berkurang salah satu tantangan terbesar, sementara Jill Tyler (Rye Bunny, Washington, D.C.) bilang langganan skip alkohol hari kerja dan pesan Phony Negronis.

Juan Aguirre Lewittin bilang orang pengalaman minum tapi tanpa alkohol, dan restoran bikin non-alkohol in-house dengan bahan foraging. Adolfo Garcia Jr. (Dolfy's, New Orleans) bilang bahkan tamu sadar kesehatan tetap minum di New Orleans, tapi penjualan N.A. jauh lebih besar. Victor Santos (Tin Tin, Miami) bilang media sosial pengaruh besar, tamu minta dessert dari Instagram atau sandwich dari Tik Tok.