HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Negara Bagian Pulihkan Kepercayaan Pemilihan Pos

New York Times Top Stories •
×

Dengan eksekutif Trump yang memblokir pembatasan pemungutan suara pos, pejabat pemilihan di seluruh negeri mengalihkan fokus ke pemulihan kepercayaan pemilih. Keputusan Mahkamah Agung menyelesaikan pertanyaan hukum, memungkinkan negara bagian melanjutkan operasi suara tidak hadir normal. Serangan palsu berulang Presiden Trump terhadap pemungutan suara pos membuat banyak pemilih bingung dan ragu.

Sekretaris Negara Nevada Francisco Aguilar menekankan perlunya program pendidikan pemilih, termasuk iklan TV dan digital, untuk membangun kepercayaan bahwa surat suara akan dihitung. Sekretaris Negara Colorado Jena Griswold menegaskan kembali bahwa mengembalikan surat suara lewat pos aman, menunjuk program pelacakan mereka mirip pelacakan paket Amazon. Di North Carolina, sekitar 300.000 surat suara sudah dikirim untuk pemungutan suara tidak hadir sebelum pemilu paruh waktu.

Pejabat negara bagian di sana menggambarkan situasi sebagai "full steam ahead", mencatat putusan tidak mengubah prosedur existing. Sekretaris Negara Arizona Adrian Fontes mengungkapkan lega, menyatakan bahkan penentang pemilu memilih lewat pos di negaranya. Kantornya sudah menyiapkan pengumuman layanan publik untuk menjaga kepercayaan.

Pejabat tetap teguh bahwa pertarungan hukum tidak akan mempengaruhi administrasi pemilihan mendatang di tingkat lokal.