HeadlinesBriefing HeadlinesBriefing.com

Sampah AI dalam Penerbitan Akademik: Celah Peer Review

Hacker News •
×

Michał Wójcik, mantan ahli neurosains, menjadikan perburuan makalah yang dihasilkan AI atau hasil plagiat sebagai karier keduanya. Makalah-makalah tersebut tetap lolos peer review di penerbit besar seperti Springer Nature dan Elsevier. Ia membagikan temuannya di LinkedIn dan Bluesky, meskipun penerbit memiliki tim ahli yang besar dan alat digital mahal yang seharusnya mencegah materi semacam ini masuk ke proses editorial.

Salah satu contoh yang ia soroti adalah makalah September 2026 di The Innovation, jurnal Cell Press milik Elsevier, berjudul "Quantum evidence of nonlocal consciousness during clinical death". Penulisnya, termasuk Álex Escolà-Gascón, menyajikan uji klinis aneh yang konon membuktikan jiwa abadi dan kehidupan setelah kematian, lengkap dengan abstrak grafis yang jelas merupakan sampah AI. Makalah itu setidaknya menarik pembaca, meski kebanyakan datang untuk menertawakannya, bukan untuk belajar.

Fokus terbaru Wójcik adalah bab-bab buku yang tidak pernah dibaca siapa pun dan tidak akan pernah dibaca, bahkan oleh penulisnya sendiri. Bab-bab ini adalah rekayasa murah yang dijual dalam paket langganan, dan sebagian salinan cetaknya dibeli oleh pustakawan yang mengira uang universitas mereka digunakan dengan baik. Ia menunjuk "Nanomedicine Advancements and Intersectional Perspectives for Women's Health" dari Elsevier, yang memuat ilustrasi tidak masuk akal, dan "Nanocomposites for Sustainable Wastewater Treatment" dari Springer Nature, yang bab pembukanya ia gambarkan sebagai sampah AI dengan kualitas yang mencolok.

Menurut Wójcik, pola ini menjadi tanda yang mengkhawatirkan betapa lemahnya proses editorial saat ini. Masalahnya berkisar dari referensi fiktif hingga gambar halusinasi; sulit dikategorikan, tetapi sering kali mudah dikenali. Bahkan tanpa membaca isinya, pembaca biasanya dapat melihat bahwa karya-karya ini tidak sebanding dengan kertas tempat mereka dicetak.

Sumber: Hacker News · Diringkas oleh HeadlinesBriefing