Tyrese Maxey memimpin salah satu comeback paling dramatis dalam sejarah Philadelphia 76ers, membawa timnya meraih kemenangan 114-106 atas Cleveland Cavaliers pada Kamis malam. Tertinggal 29 poin saat jeda, dengan skor 45-69, Sixers memangkas selisih menjadi 10 poin di kuarter ketiga, ketika Maxey menerima umpan LeBron James dalam transisi dan melepaskan tembakan tiga angka tanpa dribel. Penonton di Xfinity Arena, yang sempat menyoraki tim saat jeda, kembali bersorak ketika Philadelphia mengikuti jejaknya sepanjang malam.
Comeback 29 poin ini merupakan keunggulan terbesar Cavaliers yang terbuang sia-sia dan juga comeback terbesar Sixers dalam era play-by-play. Ini juga menjadi comeback terbesar sepanjang karier 24 tahun James. Maxey memimpin semua pencetak poin dengan 32 poin dan menambahkan enam assist. Ia mengatakan telah menantang rekan-rekannya saat jeda, bertanya apakah mereka akan menjadi pemain yang hanya bersinar saat keadaan baik atau akan berjuang menghadapi kesulitan. Jaylen Brown mengatakan kuarter ketiga mengubah jalannya pertandingan, karena Philadelphia membuka babak kedua dengan run 8-0 dan unggul 37-21 dari Cleveland pada kuarter tersebut.
Di sisi pertahanan, pelatih Nick Nurse menyesuaikan pembagian tugas tim untuk menghadapi pola mid-pick-and-roll Cleveland. Cleveland rata-rata mencetak 1,08 poin dari pick langsung di babak pertama, tetapi hanya 0,56 di babak kedua, dengan hanya 37 poin setelah jeda. Sixers hanya kehilangan bola dua kali di babak kedua, dibandingkan 15 kali untuk Cavaliers.
Tembakan jump shot 16 kaki Joel Embiid di atas Jarrett Allen pada menit 6:54 kuarter keempat memberi Philadelphia keunggulan yang tidak pernah lepas lagi. Embiid mengatakan ketangguhan tim ini berbeda dari tim Sixers sebelumnya yang pernah ia bela selama 11 tahun kariernya.
Sumber: ESPN NBA · Diringkas oleh HeadlinesBriefing