Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa Ferrari menggelar "diskusi besar" untuk mengevaluasi kesalahan strategis di Grand Prix Bahrain, yang menurutnya "belum cukup baik".
Ferrari memasang ban slick kering untuk Hamilton dan rekan setimnya Charles Leclerc di balapan tersebut, yang digelar di Malaysia dan dimulai di lintasan basah. Tim memperkirakan lintasan akan cepat mengering begitu balapan dimulai. Keputusan itu ternyata keliru: Hamilton turun dari posisi start kedua ke hampir posisi paling belakang di tahap awal, sementara 14 dari 22 pembalap yang start dengan ban intermediate justru mendapat keuntungan besar.
Hamilton berhasil melakukan comeback yang mengesankan hingga finis ketiga di podium. Namun, ia tertinggal 106 poin dari pemimpin klasemen Kimi Antonelli, dan ia kembali menegaskan keinginannya agar tim menunjukkan perbaikan sebelum Grand Prix Singapura akhir pekan ini. "Kami akan berusaha bekerja agar bisa mencapai kesimpulan yang lebih baik secara konsisten di masa depan," katanya.
Hamilton juga membela Ferrari dari kritik yang menurutnya tidak proporsional. McLaren juga memilih ban kering di balapan yang sama dan mengalami nasib serupa, dengan Lando Norris dan Oscar Piastri terperosok ke belakang. "Entah mengapa, tim kami mendapat kritik jauh lebih banyak dibanding tim lain," kata juara dunia tujuh kali tersebut. Ia menambahkan bahwa tim strategi menanggung sebagian besar kritik, padahal keputusan diambil bersama oleh dirinya, team principal Fred Vasseur, kepala teknik lintasan Matteo Togninalli, dan insinyurnya, dengan menggabungkan "ide dan informasi". "Pada akhirnya itu memang kesalahan," akunya.
Sumber: Sky Sports Champions League · Diringkas oleh HeadlinesBriefing