HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Warisan Bisnis Dolly Parton

New York Times Business •
×

Dolly Parton, yang meninggal pada Selasa pada usia 80 tahun, membangun kerajaan bisnis yang mendahului sebagian besar rekan selebritinya. Visinya untuk meluncurkan bisnis yang mendekatkan penggemar sambil melindungi kekayaan intelektual sudah maju dari zamannya. Dollywood di Pigeon Forge, Tennessee, menjadi pusat perhatian selama beberapa dekade.

Ibu Parton memulai kariernya pada 1960-an dengan pamannya Bill dan Louis Owens di Owepar, sebuah perusahaan penerbitan yang mengontrol musik dan hak cipta mereka. Pada 1982, dia memberi tahu Barbara Walters bahwa dia ingin mempertahankan kendali ketat atas kekayaan intelektualnya dan berekspansi ke kosmetik dan pakaian untuk masyarakat umum, seperti di Kmarts. Dia mendirikan Sandollar Productions, yang memproduksi "Buffy the Vampire Slayer," dan pada 1995, Imagination Library, sebuah organisasi nirlaba yang memberikan buku kepada anak-anak.

Kemudian, dia menandatangani kemitraan merek di berbagai industri: campuran kue dengan Duncan Hines di Walmart, kue kering di Williams Sonoma, makanan di Shop Rite, denim dengan Good American, perhiasan dengan Kendra Scott, dan mainan Doggy Parton. Deborah Weinswig dari Coresight Research berkata, "Dia sangat awal... Dia hanya dirinya sendiri." Ibu Parton mengatakan kepada Bloomberg Businessweek pada 2024 bahwa usaha-usaha ini menjadi siapa dirinya sekarang, tanpa mengurangi karier musiknya.

Entitas Kunci: Perusahaan: Dollywood, Owepar, Sandollar Productions, Imagination Library, Duncan Hines, Walmart, Williams Sonoma, Shop Rite, Good American, Kendra Scott, Sport Pet Designs, Coresight Research | Orang: Dolly Parton, Bill Owens, Louis Owens, Barbara Walters, Deborah Weinswig | Lokasi: Pigeon Forge, Tenn.