HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Dolly Parton: Hidup dan Cerita

New York Times Top Stories •
×

Dolly Parton, yang meninggal dunia hari ini pada usia 80 tahun, memulai hampir setiap wawancaran dengan frasa yang kini bersifat nubuat: 'Tanyakan padaku apa pun yang ingin kau tanyakan, dan aku akan memberitahumu apa yang ingin kudengarkan kau dengar.' Baris itu merangkum sifat ganda-nya — menyambut penerimaan radikal dan kontrol tegas atas narasinya. Di konser Dolly, semua orang merasa memiliki tempat: pria bertopi trucker, drag queen, wanita gereja, dan keluarga menyanyikan 'I Will Always Love You' bahu membahu. Dijuluki St. Dolly, dia mempraktikkan merek inklusi yang unik sambil tidak pernah menyerahkan pengarang ceritanya.

Dia membangun imperium media ratusan juta dolar dengan menggali masanya, menggunakan humor dan daya tarik untuk selalu dua langkah di depan pewawancara. Cerita-ceritanya — luka masa kecil, malam musim dingin berpelukan dengan saudara-saudarinya, kumbang Juni dan honeysuckle — adalah 'kenyataannya', dilukis dengan nostalgia pegunungan Tennessee yang hidup. Pada 1967, Dolly berusia 21 tahun tiba di Nashville sebagai penyanyi pendamping untuk acara varietas Porter Wagoner, yang pada puncaknya menjangkau lebih dari tiga juta orang.

Penonton awalnya merasa keberatan dengan kehadirannya, tapi dia mengubah skeptisisme menjadi kebintangannya melalui kekuatan kepribadian dan cerita yang murni.