HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Charlton Women Kembali ke WSL Usai 19 Tahun

Sky Sports Champions League •
×

Pada era 90-an dan 2000-an, Charlton adalah kekuatan besar di sepak bola wanita. Secara rutin bersaing dengan Arsenal dan mencapai banyak final Piala, namun butuh 19 tahun untuk kembali ke kasta tertinggi di Inggris. Degradasi tim pria ke Championship 2007 menyebabkan tim wanita dibubarkan — baru dua tahun setelah memenangkan FA Cup. Mereka akhirnya mendapatkan sponsor dan dikelola Charlton Community Trust, tapi banyak pemain pergi dan klub kesulitan stabil.

Butuh 11 tahun bagi klub untuk naik ke Women's Championship (nama dulu) pada 2018. Tim dibawa kembali di bawah kendali klub, dan mantan pemain Charlton Karen Hills ditunjuk jadi pelatih utama. Mereka jadi sepenuhnya profesional, menargetkan kembali ke WSL. Sekarang menyiapkan musim pertama sejak 2008, mereka hadapi Liverpool Minggu ini di laga pembukaan, live di Sky Sports. Hills — pelatih pertama bawa dua klub naik ke WSL — bilang ini momen "cium dulu". Charlton finis ketiga musim lalu usai kalah dramatis di play-off promosi vs Birmingham dan Crystal Palace. Mereka bakal hadapi play-off degradasi/promosi vs Leicester City buat jamin status WSL.

Merenung akhir musim, Hills bilang jendela transfer musim dingin lebih sukses buat tim lain, bikin Charlton kelelahan. Satu laga yang disebut: duel langsung sama Birmingham di The Valley hari terakhir, Charlton kalah 0-2. Komitmen dan work rate pemain dipuji, Hills pengen dorong klub balik ke posisi 20 tahun lalu.