Artikel ini melaporkan bahwa saham pertahanan Eropa telah mengalami penurunan yang signifikan, dengan BAE, Thales, Dassault Aviation, Leonardo, dan Rheinmetall turun 15-20 persen dalam enam bulan terakhir. Penurunan ini disebabkan oleh ketegangan geopolitik yang meningkat setelah perjanjian antara Presiden AS Donald Trump dan Rusia, kekhawatiran bahwa Rheinmetall di Jerman akan mengalami potongan anggaran setelah kehilangan kontrak pembuatan kapal, dan rintangan ekonomi yang lebih luas. Harapan keuntungan tetap kuat—estimasi alfa yang terlihat memproyeksikan pertumbuhan keuntungan tahunan berdigit dua untuk 2025-2030—pelaksanaan namun menghadapi hambatan.
Biaya pinjaman yang lebih tinggi telah menekan anggaran pemerintah, sementara Kansler Friedrich Merz telah melihat dukungan publiknya menurun. Selain itu, sistem akuisisi yang traditionally lambat di Europa berkesulitan mengembangkan kemampuan baru di tengah peralihan teknologi yang cepat menuju perang berbasis drone dan perangkat lunak, seperti yang disorot oleh Project Meridian Kementerian Pertahanan AS. Ahli mengetahui bahwa meskipun beberapa perusahaan seperti BAE telah mengalahkan rekan-rekannya dengan fokus pada proyek jangka panjang, sektor secara keseluruhan mencerminkan kelemahan geopolitik yang dirasakan oleh Europa, bukan ambisi strategis.
Kinerja di bawah ekspektasi dari saham ini menjadi tanda peringatan atas kesulitan benua dalam memodernisasi industri pertahanannya.
Sumber: Financial Times Companies · Diringkas oleh HeadlinesBriefing