Futures Indeks S&P 500 turun 0,3% pada pukul 07.56 waktu New York, ketika aksi jual di perdagangan kecerdasan buatan (AI) semakin cepat dan mendorong investor beralih ke aset aman berupa obligasi, lapor Bloomberg Markets pada 15 Oktober 2026.
Pergerakan ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor yang dalam beberapa bulan terakhir mendorong saham-saham terkait AI naik. Ketika aksi jual makin cepat, para trader memindahkan dana dari saham teknologi yang lebih berisiko ke surat utang pemerintah, sebuah pola klasik pencarian aman yang biasanya menekan futures saham menjelang pembukaan perdagangan.
Beberapa pergerakan terbesar saham AS sebelum bel pembukaan terkait dengan tema AI dan semikonduktor. Saham CoreWeave, Dell, Intel dan Micron menjadi perhatian dalam perdagangan pra-pasar, sementara Penske dan FMC juga masuk daftar saham yang mencuri perhatian.
Melemahnya pasar pra-pembukaan ini terjadi saat investor menimbang prospek belanja AI terhadap valuasi yang telah melonjak tajam. Liputan pra-pasar Bloomberg memantau perubahan tersebut agar trader dapat memperkirakan ke mana arah permintaan atas saham-saham sektor yang paling diawasi ketika sesi reguler dimulai.
Sumber: Bloomberg Markets · Diringkas oleh HeadlinesBriefing