HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Alasan Kegagalan GameCube Nintendo dan Dampaknya

Engadget •
×

Nintendo Game Cube tetap menjadi salah satu konsol yang paling polaris dalam sejarah permainan, dengan penjualan hanya 21,74 juta unit dan menempati posisi sebagai sistem terburuk kedua Nintendo setelah Wii U. Meskipun selama bertahun-tahun ia telah memperoleh pengikut kult, peluncuran awalnya merupakan kekecewaan komersial yang menandakan akhir dari kepemilikan konsol Nintendo bagi banyak penggemar hingga era Switch tiba.

Desain Game Cube, meskipun kompakt dan portabel dengan gagang terintegrasi, dikritik karena terlihat terlalu seperti mainan. Sasaran yang ditujukan adalah kelompok usia yang lebih tua yang besar dengan NES dan Zelda, tetapi skema warna blurple dan ukuran kecil konsol tidak mampu beresonansi dengan remaja dan dewasa muda yang mencari estetika yang lebih matang. Pengendali juga mendapat respons campur, dengan tombol A yang berukuran besar dan tata letak yang tidak konvensional menyebabkan ketidaknyamanan bagi banyak pemain.

Keputusan yang paling merusak mungkin adalah pilihan Nintendo untuk menggunakan Disc Optik Khusus GameCube alih-alih DVD. Meski dimaksudkan untuk melawan pembajakan dan menghindari biaya lisensi, format ini membatasi kapasitas penyimpanan hanya hingga 1,47 GB dibandingkan dengan 8,5 GB yang tersedia pada DVD lapisan ganda yang digunakan oleh PlayStation 2 dan Xbox. Kapasitas yang terbatas ini memaksa pengembang untuk melakukan kompresi berat pada file audio dan video, mengakibatkan potongan yang kabur dan kualitas audio yang rendah.

Faktor-faktor ini — dikombinasikan dengan perpustakaan permainan yang terbatas, ketergantungan berlebihan pada judul pihak pertama, dan ketiadaan fungsi pemutaran DVD — pada akhirnya menegaskan nasib Game Cube sebagai salah satu kegagalan komersial terbesar Nintendo.

Entitas Utama: Perusahaan: Nintendo, Sony, Microsoft, Sega, Engadget | Orang: Tim Cook, Elon Musk | Lokasi: Albuquerque