Spread rendemen OAT Prancis dan obligasi Jerman 10 tahun membesar ke 130 basis point, tertinggi sejak 2012, karena pasar menunggu presentasi budget Prancis. Euro obligasi yield mengikuti yield obligasi AS, Spanyol dan Prancis akan lebaran utang signifikan. Commerzbank's Erik Liem menegaskan dinamika spread OAT tetap khawatir di kondisi yang tidak stabil.
Sementara itu, yield obligasi AS mendekati 5.278%, analis seperti Mark Malek dari Siebert Financial melihat yield tinggi sebagai peringatan dan peluang untuk investor baru. Jefferies' Mohit Kumar tidak pasti arah yield dekat masa tetapi menduga bank sentral tidak akan menghadirkan peningkatan suku bunga penuh yang sudah ditetapkan—93 basis point dalam 12 bulan mendatang per LSEG data. Swissquote's Ipek Ozkardeskaya menonjolkan potensi kembali asymetris pada yield AS saat ini, sedangkan Tickmill Group's Patrick Munnelly mengamati perdebungan antara momentum laba teknologi dan yield obligasi naik.
Investor sekarang fokus pada Friday's US nonfarm payrolls report.
Sumber: Wall Street Journal Markets · Diringkas oleh HeadlinesBriefing