HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Hiperpolitik: Politik Di Mana-Mana, Perubahan Sedikit

New York Times Top Stories •
×

Dalam episode "The Ezra Klein Show" ini, sejarawan Anton Jäger memperkenalkan konsep hiperpolitik untuk menggambarkan era politik di mana keterlibatan intens tetapi lemah secara institusional. Jäger mendefinisikan hiperpolitik sebagai lonjakan aktivitas politik—memilih, protes, bahkan kekerasan—tanpa peningkatan kekuatan institusional yang sepadan. Ia membandingkannya dengan politik massa abad ke-20, di mana partisipasi tinggi berakar pada partai dan serikat pekerja.

Saat ini, keanggotaan dalam organisasi semacam itu menurun, membuat politik terasa ada di mana-mana tetapi belum matang. Jäger berpendapat bahwa keterputusan ini menjelaskan mengapa gerakan politik—dari Black Lives Matter hingga Trumpisme—naik dan turun dengan cepat, tanpa dampak kebijakan yang bertahan lama. Ia menggunakan dua sumbu—politisasi dan institusionalisasi—untuk memetakan perubahan historis, menunjukkan bahwa momen saat ini menggabungkan politisasi tinggi dengan institusionalisasi rendah.

Ini menciptakan paradoks: politik terasa ada di mana-mana, tetapi konsekuensinya tampak singkat. Perspektif Jäger menawarkan lensa untuk memahami volatilitas dan intensitas kehidupan politik kontemporer, menunjukkan bahwa kurangnya landasan institusional mungkin menjadi alasan mengapa begitu banyak energi politik hilang tanpa perubahan transformatif. Percakapan ini mengeksplorasi dinamika tersebut, menawarkan wawasan tentang sifat keterlibatan politik modern dan keterbatasannya.