Dalam wawancara langka, Giorgia Meloni merenungkan kenaikan politiknya yang luar biasa, dari marginalisasi hingga ambang memimpin pemerintahan pasca perang yang paling stabil di Italia. Dahulu dianggap sebagai orang buangan dari “sisi sejarah yang tidak nyaman”, pemimpin kanan keras ini telah menempuh lintasan yang menempatkannya di ambang kekuasaan historis. Percakapan tersebut mengungkap penyesuaian strategisnya terhadap ideologi sayap kanan jauh agar diterima arus utama, menyeimbangkan retorika nasionalis dengan pragmatisme pemerintahan.
Kenaikan Meloni menandakan pergeseran mendalam dalam politik Italia, di mana koalisi tradisional kanan-tengah telah terpecah, menciptakan ruang bagi partainya Fratelli d'Italia (Saudara-saudara Italia) untuk mendominasi. Kepemimpinannya yang potensial akan menandai pemerintahan sayap kanan jauh pertama di Eropa Barat sejak Perang Dunia II, menguji institusi demokratis dan hubungan dengan Uni Eropa. Wawancara ini menyoroti bagaimana Meloni telah mengubah citra ekstremisme menjadi patriotisme, memanfaatkan kecemasan ekonomi dan ketakutan akan imigrasi untuk membangun koalisi elektoral yang tahan lama.
Sumber: New York Times Top Stories · Diringkas oleh HeadlinesBriefing