HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

S&P Waspoi Risiko Kredit

Bloomberg Markets •
×

S&P Global Ratings waspoi bahwa bank-bank negara Indonesia menghadapi risiko kredit dan laba yang meningkat setelah kredit didorong pemerintah yang membuat pertumbuhan pinjaman lebih lipat ganda dari tempo industri. Analis yang dipimpin oleh Nikita Anand mengatakan bahwa margin bunga bersih di PT Bank Mandiri, PT Bank Rakyat Indonesia dan PT Bank Negara Indonesia bisa turun 10-20 basis point dalam 12-18 bulan mendatang karena pinjaman dengan return yang lebih rendah berkembang dengan biaya pendanaan yang lebih tinggi. Naikannya, mayoritas dari pinjaman ke perusahaan negara dan program pemerintah, mencapai rata-rata 26% tahunan hingga Juni, melebihi ramalan S&P dan petunjuk bank.

Uji kunci kualitas aset akan menghantui bulan ini ketika PT Agrinas Pangan Nusantara, firma yang dikontrol oleh Danantara yang mengelola program kooperatif desa Presiden Prabowo Subianto, melakukan pembayaran pertama; pinjaman SOE mewakili 2-6% dari total pinjaman setiap bank. Meskipun bank bisa klaim shortfall dari pemerintah, mekanisme tersebut belum diuji. S&P memperkirakan pertumbuhan pinjaman akan lambat menjadi 8-10% tahun depan saat likuiditas ketat dan utang pendek dibayar, dengan memperhatikan bahwa sehat tier‑1 rasio modal 16-20% memberikan buffer.