HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Prabowo Mengubah Tim Ekonomi untuk Menangani Kekhawatiran Investor

Bloomberg Markets •
×

Pengubahan tim ekonomi terkini oleh Presiden Prabowo Subianto menandakan kembali ke pembuatan kebijakan yang stabil setelah beberapa bulan ketidakstabilan pasar. Dengan mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara dan menunjuk Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia, Indonesia bertujuan untuk menstabilisasi lembaga penting setelah aliran modal keluar yang signifikan mencapai total $1,9 miliar tahun ini. Pasar merespons secara positif, dengan nilai tukar rupiah mengapresiasi sekitar 3% dari titik terendah Juni dan Indeks Harga Saham Gabungan Jakarta masuk ke pasar bull teknis. Namun, analyst memperingatkan bahwa perubahan kepersonal saja tidak cukup untuk menangani masalah struktural yang lebih dalam. Investor menyoroti bahwa Nazara, wajah familiar yang sebelumnya pernah menjabat baik di bawah Joko Widodo maupun Prabowo, menghadapi tantangan dalam membiayai ambisi pertumbuhan Presiden sambil tetap menjaga disiplin fiskal. Seperti yang dikatakan oleh George Boubouras dari K2 Asset Management, calon baru memiliki CV yang baik, tetapi pasar membutuhkan kebijakan yang lebih terbuka, transparan, dan kredibel. Pemerintah harus terus menanggapi kekhawatiran investor untuk menjaga kredibilitas dengan komunitas keuangan, terutama karena rupiah telah pulih dan dana asing telah membeli obligasi lokal selama empat bulan berturut-turut.

Konteks global yang lebih luas mengenai kenaikan utang dan biaya peminjaman lebih memperburuk tampilan Indonesia. Untuk manajer dana luar seperti Mark Nash dari Jupiter Asset Management, pengangkatan Nazara menghilangkan sumber ketidakpastian yang penting. Namun, Liza Camelia Suryanata dari PT Kiwoom Sekuritas Indonesia menasihati untuk tidak menyebutnya sebagai 'SMI 2.0', menekankan pada kebutuhan untuk memantau operasinya yang independen dan bagaimana ia menavigasi agenda politik pemerintah.