HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Backup Tidak Sederhana: Pelajaran Data

Hacker News •
×

Backup tidak sederhana. Ada pepatah umum: "Ada dua jenis orang: mereka yang pernah mengalami kehilangan data katastrofik, dan mereka yang akan mengalaminya." Kehilangan data terjadi lebih sering dari yang kita harapkan, dan sebagian besar dari kita tidak siap.

Saya pernah mengalami hal serupa. Saat kecil, kami memindahkan foto keluarga ke hard drive eksternal. Kemudian, ayah saya memformatnya untuk set-top box TV, menghapus indeksnya. Itu pelajaran murah: jangan pernah menyimpan hal penting di satu tempat. Drive mati, dicuri, atau bit membusuk.

Jadi prinsip pertama kami adalah memiliki backup—salinan di tempat lain. Tapi itu tidak mencakup ransomware, penghapusan tidak sengaja, atau kesalahan katastrofik. Backup kita tidak boleh menjadi mirror; kita butuh snapshot untuk kembali ke masa lalu. RAID 1 tidak termasuk.

Seberapa sering? Mungkin mingguan untuk foto. Ini adalah Recovery Point Objective (RPO), berkisar dari <30 detik untuk institusi keuangan hingga 24 jam untuk usaha kecil. Snapshot meningkatkan beban penyimpanan, jadi rotasi backup. Simpan 14 hari, hapus yang tertua, tambahkan yang baru. Tapi itu memerlukan kewaspadaan—korupsi mungkin tidak terlihat.

Tokoh Kunci: Aleksandar Filipovski, John Salvatier