Samsung menyatakan penjualan gabungan Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Fold8 Ultra di Eropa naik 45% selama sembilan minggu pertama sejak dijual, dibandingkan Galaxy Z Fold7 pada periode yang sama di 2025. Ponsel ini mulai dijual pada 7 Agustus. Judul resmi perusahaan membulatkan angka tersebut menjadi "hampir 50%", tetapi selisihnya sudah sedikit menyempit sejak pembaruan Samsung pada September yang menyebut penjualan 50% lebih tinggi.
Masalahnya ada pada cara perbandingannya dibingkai. Samsung membandingkan dua model lipat yang diluncurkan tahun ini dengan satu Fold7 yang dirilis tahun lalu. Angka ini tidak dirinci per model, sehingga tidak dapat diketahui apakah salah satu Fold8 saja berhasil menjual lebih banyak daripada Fold7. Artikel tersebut berpendapat bahwa angka gabungan seperti ini terasa agak menyesatkan.
Samsung mengaitkan hasil ini dengan "permintaan luar biasa" untuk kedua ponsel lipat tersebut dan menunjuk tren pencarian Google sebagai bukti pendukung. Di 32 pasar Eropa, pencarian ponsel lipat Samsung naik lebih dari 260% pada September dibandingkan Agustus. Lonjakan terbesar, sebesar 460%, terjadi pada pekan 6-12 September, pekan yang sama saat Apple memperkenalkan ponsel lipat pertamanya, iPhone Duo. Waktu yang berdekatan ini kemungkinan bukan kebetulan, dan perangkat Apple yang mulai dijual sehari kemudian tampaknya mendorong minat terhadap ponsel lipat secara umum.
Fold8 dan Fold8 Ultra dihargai mulai dari €1.395 dan £1.299 untuk model dasar 256GB, sementara Ultra mulai dari €1.539 dan £1.398.
Sumber: GSMArena · Diringkas oleh HeadlinesBriefing