HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Aplikasi Bingo Keynote iPhone 18 Pro Apple

AppleInsider •
×

Gunakan Generator Kartu Bingo ini untuk ikut bermain saat acara iPhone September Apple. Minum sepenuhnya opsional. Apple terkenal dengan format acara khususnya. Dari keynote WWDC hingga acara iPhone September yang biasa, penonton sudah familiar dengan tropa-tropa biasa, seperti "Good morning" Tim Cook di awal, dan "One more thing" yang dulu terkenal di akhir beberapa video. Meskipun mudah dijadikan game minum, ada cara lain untuk bermain dengan acara-acara tersebut.

Generator Kartu Bingo untuk iPhone dan iPad adalah aplikasi yang khusus dibuat untuk acara Apple. Dikembangkan oleh Tahren Ponnusamy, aplikasi ini membuat kartu bingo berdasarkan acara dan rumor yang terkait dengan acara Apple. Seiring berlangsungnya acara, Anda bisa mencoret kotak-kotak untuk menyelesaikan satu baris. Bisa dimainkan sendirian, tapi juga dibuat untuk dimainkan berkelompok, dengan setiap orang punya kartu yang sepenuhnya acak. Begitu dapat satu baris, aplikasi merayakannya dengan confetti digital.

Aplikasi ini preloaded dengan rumor yang dikompilasi sebelum acara berlangsung, dan kotak-kotak dipilih secara acak. Namun, Anda juga bisa membuat pool kotak sendiri untuk game bingo kustom dengan teman dan rekan kerja. Aplikasi bisa berjalan sepenuhnya offline, butuh iOS 26.5 atau lebih baru, dan ukurannya hanya 3 megabita. Di postingan Reddit, pengembang menjelaskan bahwa ini sepenuhnya gratis agar se-seru dan se-mudah mungkin diakses. Untungnya, tidak ada iklan in-app juga.

Menurut pengembang, aplikasi ini berasal dari satu percobaan delapan tahun lalu, di mana mereka membuat kartu bingo keynote Apple di Numbers. Meskipun berfungsi dengan baik, mereka mengakui Numbers tidak dirancang untuk menangani begitu banyak pencarian indeks acak real-time. Empat tahun terakhir, Ponnusamy menghabiskan malam-malam untuk belajar Swift, SwiftUI, dan Xcode. Namun, mereka juga menggunakan kode yang di-generate AI untuk memproduksinya. Dijelaskan bahwa mereka mendesain arsitekturnya tapi menggunakan AI untuk generate boilerplate code, mengabstraksi fungsi, dan handle modifier formatting UI. Meskipun mengakui penggunaan AI, mereka tidak menganggap aplikasi ini "vibe coded", yang merujuk pada menyuruh AI membuat sesuatu lalu menerima hasilnya buta.