HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Brent Melampaui 100 Dolar karena Escalasi Iran dan Serangan Houthi

Wall Street Journal US Business •
×

Harga minyak mentah Brent pertama kali sejak Juli melampaui 100 dolar per barril, didorong oleh pengesangan tegangan USA-Iran dan serangan Houthi di wilayah Gulf. Gelombang terbaru tembakan missile Iran ke Jordan dan gangguan berkelanjutan di Laut Merah telah meningkatkan khawatir terhadap pasokan di pasar energi global.

Peningkatan harga mencerminkan khawatir yang semakin besar tentang potensi kemacetan dalam transportasi minyak, terutama di sekitar Selat Hormuz dan jalur navigasi utama di Yemen. Pedagang menyiapkan volatilitas lebih lanjut saat risiko geopolitik meningkat dan menyertai keterbatasan produksi yang sudah ada serta kemacetan logistik.

Ahli menegaskan bahwa harga yang terus tinggi bisa menekan inflasi dan mendorong bank sentral untuk merevisi jalur kebijakan moneter. Pasar sangat sensitif terhadap perkembangan yang terjadi di Timur Tengah, dan gangguan pada fasilitas ekspor besar kemungkinan memicu geseran harga yang tajam.

Perusahaan energi sedang meninjau rencana kontingensi, termasuk meredirect lalu lintas tanker dan menjamin rantai pasokan alternatif. Pelanggan mengawas respons administrasi Joe Biden dan langkah sanksi potensial yang menargetkan ekspor minyak Iran. Perpaduan escalasi militer dan kerentanan rantai pasokan telah menciptakan salah satu periode paling turbulent bagi pasar minyak dalam beberapa tahun terakhir.