HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Syeikh Abu Dhabi ambil 49% saham bank kripto Trump

Wall Street Journal Markets •
×

Syeikh Tahnoon bin Zayed al Nahyan, bangsawan Emirat yang kadang disebut "syeikh mata-mata" (spy sheikh), adalah pemegang saham utama yang mendukung bank baru AS terkait usaha kriptokurensi keluarga Trump. Tahnoon dan investor bersama memegang 49% dari perusahaan holding yang dibuat World Liberty Financial untuk usaha perbankan mereka, melalui entitas bernama String Z Holding RSC. Tahun lalu, Tahnoon mendukung investasi sebesar 500 juta dolar AS ke World Liberty Financial. Entitas yang terafiliasi dengan keluarga Trump memegang saham sebesar 38%.

Office of the Comptroller of the Currency (Kantor Pengawas Mata Uang) awal bulan ini memberikan persetujuan bersyarat awal bagi World Liberty Financial untuk meluncurkan bank trust nasional bersertifikat federal guna menerbitkan, menebus, dan mengamankan USD1, stablecoin berpatokan dolar mereka. USD1 memiliki nilai pasar 4 miliar dolar AS, dengan cadangan yang diinvestasikan pada surat utang Treasury AS yang menghasilkan sekitar 150 juta dolar AS setiap tahun.

Chief Executive Zach Witkoff, putra utusan Timur Tengah AS Steve Witkoff, mengatakan World Liberty bertujuan membangun "dolar digital paling tepercaya dan paling banyak digunakan di dunia". Langkah ini menyusul penandatanganan Genius Act oleh Presiden Trump pada Juli 2025, yang memungkinkan perusahaan stablecoin yang disetujui untuk memegang aset cadangan secara langsung. World Liberty masih harus memenuhi ketentuan OCC sebelum beroperasi.

Entitas Utama: Perusahaan: World Liberty Financial, WLTC Holdings, String Z Holding RSC, Aryam Investment 1, Bit Go, Office of the Comptroller of the Currency | Orang: Syeikh Tahnoon bin Zayed al Nahyan, Donald Trump, Zach Witkoff, Steve Witkoff | Lokasi: Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, AS.