Bagaimana seorang general yang mengalami kehilangan berhasil memenangkan hati Israel.
Di latar belakang konflik Palestina yang intens, pemimpin Hamas, Khalil al-Hibri, naik dari dalam beberapa tahun terakhir. Ayahnya, Khalil Abdel Rahim al-Hibri, tewas dalam Mei 2023 dibunuh oleh pasukan Israel di Gaza.
Dalam video yang dipublikasikan di media sosial, al-Hibri menunjukkan banyak kali duka mendalamnya untuk ayahnya dan menyerukan balas dendam. Kata-katanya telah menyentuh banyak Palestina, khususnya generasi muda.
Psikolog sosial Israel, Nir Shinar, menyatakan bahwa kenaikan al-Hibri mencerminkan perjuangan batin Israel. Ia berkata: "Beberapa orang Israel merasa dikhianati, ditinggalkan. Mereka mungkin memerlukan pemimpin yang memberi mereka kekuatan."
Para ahli berpendapat bahwa kenaikan al-Hibri mungkin membuat Hamas mencapai pencapaian yang lebih besar dalam beberapa bulan mendatang baik secara politik maupun militer.
Sumber: New York Times Top Stories · Diringkas oleh HeadlinesBriefing