Caracas mengalami transformasi dramatis dalam hal keamanan, dengan kejahatan menurun drastis setelah operasi polisi yang mengakibatkan kematian ribuan tersangka anggota geng. Dulu dikenal sebagai ibu kota pembunuhan dunia dengan lebih dari 16.000 pembunuhan dalam satu tahun, sekarang kota ini jarang mengalami pencurian dan hampir tidak ada penculikan. Miguel Dao, seorang negosiator berpengalaman dalam penculikan, mencatat bahwa sudah tiga tahun dia tidak menangani satu kasus pun.
Tingkat pembunuhan runtuh, meskipun penyelidik PBB melaporkan bahwa polisi menembak mati ribuan muda miskin dalam kampanye yang menargetkan rekrutmen geng potensial. Migrasi massal juga berkontribusi, dengan anggota geng melarikan diri dari kolaps ekonomi Venezuela. Berbeda dengan Presiden El Salvador Nayib Bukele yang dengan terbuka membanggakan langkah-langkah keamanan, otoritas Venezuela jarang membahas penurunan kejahatan, dengan banyak penduduk Caracas fokus pada kelangsungan hidup dasar daripada merayakan kebangkitan.
Sumber: New York Times Top Stories · Diringkas oleh HeadlinesBriefing