HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Karnaval Bayeux di British Museum

New York Times Top Stories •
×

British Museum membuka eksposisinya tentang Karnaval Bayeux pada Kamis, menandai pertama kalinya suatu jarum benang berukuran 220 kaki dari abad ke-11 kembali dari Prancis ke negara di mana ia kemungkinan dibuat. Kurator Michael Lewis menggambarkan rasa emosinya sebagai 'mania Bayeux'. Lebih dari 80.000 orang menunggu secara online ketika tiket pertama kali dibuka untuk dijual, dan saluran berita menyajikan kedatangannya seolah-olah adalah pahlawan perang yang kembali.

Raja Charles III melihatnya lebih awal, dan kritikus memujinya sebagai 'menyegarkan' dan 'representasi universal kekacauan perang'. Karnaval ini, dijahit oleh perempuan Inggris pada 1170-an, menampilkan invasi William Penakluk tahun 1066. Pengunjung berjalan diam melalui hall yang gelap, mengambil foto sampai seseorang tertawa atas figur kekanak-kanakan di pinggirnya.

Sejarawan Mary Beard mencatat bahwa ini adalah kali kedua Britania dipengaruhi 'mania Bayeux', mengingatkan perayaan 900 tahun pada tahun 1966.