HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

IPO NSE sebesar 2,4 Miliar Dollar Terima Total

Bloomberg Markets •
×

IPO awal publik National Stock Exchange of India Ltd. sebesar 2,4 Miliar Dollar terima total pada hari kedua perdagangan, mendekati Bursa Derivatives yang paling aktif di dunia berdasarkan volume untuk menyelesaikan salah satu dari listing terbesar di sejarah negara. Permintaan melebihi 88,6 juta saham yang ditawarkan, dengan bagian yang dialokasikan untuk investor institusional dan investor kaya masing-masing tertutup 1,3 kali, sesuai dengan data di situs web BSE Ltd. pada pukul 14:45 waktu setempat. Investor ritel meminta hampir 65% saham yang dialokasikan untuk mereka.

Penerimaan total mendekati NSE menyelesaikan jalan panjang menuju IPO yang bermula pada tahun 2016, ketika bursa pertama kali mengajukan. Rencana tertunda selama bertahun-tahun karena masalah regulasi dan governance. NSE menawarkan saham antara Rp1.700 hingga Rp1.785 setiap, dengan penawaran dijadwalkan ditutup pada 21 September. Penawaran ini seluruhnya terdiri dari saham yang dijual oleh pemegang saham yang ada. Pada harga ujung rentang, penawaran ini akan mengumpulkan sekitar 226 Miliar Rupiah (2,4 Miliar Dollar), menjadi IPO terbesar India setelah penawaran saham Hyundai Motor India Ltd. sebesar 279 Miliar Rupiah pada 2024.

Harga akan menilai NSE sekitar 42,9 kali laba untuk tahun yang berakhir pada Maret. Meskipun ini diskonto terhadap kompetitor dalam negeri BSE Ltd., tetapi jauh di atas multiple sekitar 24 hingga 25 kali beberapa dari bursa terbesar di dunia. Bursa memiliki potensi untuk muncul sebagai perusahaan yang menunjukkan pertumbuhan stabil jangka panjang dan bisa menjadi holding yang signifikan dalam portofolio investor, menurut Thomas J. Priju, portfolio manager Karma Capital.

Meskipun begitu, salah satu risiko terbesar adalah pengawasan regulasi yang lebih ketat terhadap perdagangan derivatif spekulatif, bisnis yang sentral pada profitabilitas NSE. Perdagangan opsi mendekati 60% pendapatan operasional pada tahun yang berakhir pada Maret, meninggalkan bursa terpapar kepada langkah-langkah yang bertujuan untuk menahan aktivitas di segmen ini. Sebelum membuka buku permintaan, NSE mendapatkan komitmen investor 'anchor' yang mengkomitmenkan 67,46 Miliar Rupiah. Termasuk dana global seperti Goldman Sachs, HSBC, Fidelity, Eastspring, serta dana sovereign GIC Singapura dan Abu Dhabi Investment Authority. Di antara perusahaan lokal, Life Insurance Corp., SBI Funds Management Ltd dan ICICI Prudential Asset Management Co. adalah beberapa investor 'anchor' terbesar dalam penawaran ini.