HeadlinesBriefing HeadlinesBriefing.com

Pertumbuhan Australia Lebih Lambat dari Perkiraan

Bloomberg Markets •
×

Menteri Keuangan Australia Jim Chalmers memperingatkan pada hari Jumat bahwa pertumbuhan ekonomi nasional kemungkinan akan jatuh di bawah perkiraan 1,75% yang tercantum dalam anggaran Mei. Dalam pidatnya sebelum tinjakan menengah tahun di Desember, Chalmers menyampaikan bahwa perlambatan ini disebabkan oleh dampak serangkaian kenaikan suku bunga dan inflasi yang meningkat. “Suku bunga yang lebih tinggi dan inflasi yang lebih tinggi kemungkinnya akan berarti pertumbuhan yang lebih lembut dan pengangguran yang sedikit lebih tinggi,” katanya. Meskipun ada moderasi, Australia tetap di depan kebanyakan ekonomi besar lainnya yang sudah berkembang, didukung oleh investasi bisnis dan asing yang kuat.

Komentar ini mendahului keputusan yang akan datang dari Reserve Bank of Australia mengenai apakah akan menaikkan suku bunga untuk kelima kalinya tahun ini. Sejauh ini pada 2024, bank sentral telah menaikkan suku uang tunai sebesar satu poin persentase hingga 4,6%, mengikuti salah satu siklus pengempangan yang paling agresif di kalangan ekonomi maju. Chalmers menekankan bahwa baik pemerintah maupun RBA mengharapkan inflasi akan kembali ke rentang target 2%-3% dalam waktu 12 bulan, bahkan ketika tekanan harga mempercepat.

Komentar ini datang di tengah ketidakpastian ekonomi global, termasuk serangan terbaru AS-Israel ke Iran yang memicu guncangan minyak. Meskipun menghadapi tantangan, Chalmers tetap optimis mengenai proyeksi jangka menengah ekonomi Australia.

Sumber: Bloomberg Markets · Diringkas oleh HeadlinesBriefing