HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Tottenham 2-3 Villa: Kekalahan di Kandang, Awal Terburuk Sejak 2008

BBC Sport Football •
×

Tottenham gagal memenangkan 36 pertandingan Premier League terakhir mereka saat mencetak gol pertama, jadi skenario sudah terlihat di istirahat. Mereka mendominasi 20 menit awal dan kiper Villa, Zion Suzuki, menolak tendangan Savio dan Archie Gray, tapi tanpa gol, mereka selalu rentan di sisi lain. Dan begitulah, di injury time babak pertama, gol Villa hampir pasti. Andy Robertson mencoba menghentikan tendangan sudut tapi justru mengoper bola ke John McGinn dan, usai usaha Boubacar Kamara, Manzambi mendorong bola dari jarak dekat. Ini menambah sengsara cedera Van de Ven, pukulan di wajah yang membuatnya tidak bisa kembali ke lapangan. Beberapa fans Tottenham kelewatan gol saat pergi beli segar di istirahat, tapi beberapa ribu tidak repot tinggal sampai akhir. Mereka keluar berdatangan dari tribun setelah peluru 25 yard Buendía menemukan sudut atas di menit ke-79, melewatkan usaha akhir Gallagher dan Van Hecke. De Zerbi berkata: "Fokus saya kenapa kita kebobolan gol pertama dengan 10 pemain, kita bisa tetap kuat, komunikasi lebih dan lebih, bertahan secara kompak."Saya memasang [Rodrigo] Bentancur sebagai bek tengah di menit itu dan Mateus Fernandes sebagai gelandang. Kalau kita dapat kartu merah kita bisa main 70 menit dengan 10 pemain."Di babak kedua kita cetak gol lewat [Mohammed] Kudus, offside, saya tidak tahu apakah beberapa pemain kehilangan energi tapi kita kebobolan gol yang tidak bisa diterima. Kita tahu musim ini Aston Villa main 86% lebih banyak umpan jauh dari musim lalu."Kita punya banyak rapat [tentang itu] dan kita harus jelasin pertandingan lain kayak Newcastle di mana kita main bagus babak pertama tapi kalah. Itu tanggung jawab saya."Saya tanggung jawab tapi di momen itu kita harus bertahan, kita harus bertahan kompak, pemimpin harus jadi pemimpin."Saya sangat sedih dan frustrasi dengan performa. Kita tidak bisa kalah pertandingan ini begitu caranya. Gol kedua yang kita bobolkan luar biasa.""Dipekereja pagi" dinyanyikan fans Villa buat De Zerbi yang, kadang, kelihatan kehabisan ide saat timnya tertinggal 0-2. Ini awal terburuk Tottenham di top-flight sejak 2008-09, waktu mereka juga punya dua poin usai lima laga. Juande Ramos dipecat sebagai manajer usai tiga kekalahan lagi sebelum Harry Redknapp bawa mereka ke posisi delapan. Spurs sekarang juga catat lima laga liga tanpa kemenangan di awal musim buat pertama kalinya sejak 1986.

Mantan penyerang Brighton, Glenn Murray, bilang De Zerbi butuh waktu."Dia coba bangun sesuatu, butuh waktu," ujarnya ke Final Score BBC. "Buang emosi, lihat statistik, mereka punya lebih banyak tembakan di tiga dari empat laga terakhir, lebih banyak posse dan lebih banyak sentuhan di kotak lawan."Itu sinyal positif, sabar aja, metriknya bilang dia bisa balikin situasi. Mereka harus sabar sama Roberto De Zerbi, sama semua rekrutan, butuh waktu buat nempel dan kenal satu sama lain."Momen krusial datang waktu Kudus kira sudah sama di menit ke-60, tapi Robertson di-offside kan pas ngasih umpan. Tujuh menit kemudian Jackson gol dari umpan jauh Suzuki dan pertandingan beres. Rebuild Villa, komitmen klub belanja lebih £250 juta itu kebutuhan gara-gara keluarnya pemain berbintang mereka. Perubahan diharapkan dan pemenang Europa League pasti lewat masa transisi. Tapi kemenangan liga pertama vital buat mereka juga usai tiga kekalahan di empat laga pembuka. Sementara Villa kelihatan lebih oke seiring rekrutan baru nempel, Spurs lempar duit ke masalah mereka usai dua perang degradasi, tapi belum dekat solusi. Sandro Tonali, gelandang £100 juta dari Newcastle, dikaburi kapten tangguh Villa Mc Ginn — beli £2,75 juta dari Hibs delapan tahun lalu. Sayap Brasil Savio ditolak tiga kali Suzuki yang impresif tapi pudar, sementara Omar Marmoush direkrut buat bawa gol, tapi nggak kasih apa-apa. De Zerbi nambahin: "Saya tidak ngomong sama pemain [sesudah...