Pelatih New York Jets, Aaron Glenn, menyatakan dukungan kuatnya kepada koordinator ofensif Frank Reich, meski tim mengalami kesulitan mencetak poin yang mengkhawatirkan. Berbicara dalam konferensi video pada Senin, Glenn mengatakan, "Saya rasa dia telah bekerja dengan baik, saya benar-benar berpikir begitu," sekaligus mengakui area yang perlu diperbaiki, termasuk short-yardage dan two-minute drill.
Jets hanya mencetak empat touchdown dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk kekalahan 19-26 dari New England Patriots pada hari Minggu. Mereka menempati peringkat ke-27 dalam poin per pertandingan, peringkat ke-32 dalam efisiensi red zone, dan peringkat ke-25 dalam efisiensi third-down. Masalah paling mencolok mereka adalah ketidakmampuan menghasilkan poin pada dua menit terakhir babak pertama. Mereka merupakan satu-satunya tim yang belum pernah mencetak poin dalam situasi tersebut, dan musim ini mereka tertinggal 23-0 pada momen-momen itu. Sejak musim lalu, selisih poin mereka sebesar 100-6 merupakan yang terburuk di NFL.
Reich, mantan pelatih kepala Carolina Panthers dan Indianapolis Colts, direkrut pada Januari untuk menggantikan Tanner Engstrand setelah dua musim absen dari NFL. Glenn memilihnya karena pengalaman luasnya sebagai play caller dan mantan pelatih kepala. Perubahan play caller dan quarterback, dari Justin Fields ke Geno Smith, belum memperbaiki produksi. Di bawah Glenn, Jets menempati peringkat ke-29 dalam pencetakan poin selama 23 pertandingan.
Glenn juga membela diri setelah wawancara paruh waktu yang viral bersama reporter CBS Sports Aditi Kinkhabwala, di mana ia keliru menyebut Jets akan menerima bola untuk memulai babak kedua. Ia mengatakan maksudnya secara khusus adalah kemampuan lini serang mempertahankan drive. Jets akan menjamu Miami Dolphins (0-5) yang belum meraih kemenangan pada hari Minggu, dan running back Breece Hall serta receiver Adonai Mitchell hampir kembali dari cedera.
Sumber: ESPN NFL · Diringkas oleh HeadlinesBriefing