HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Republikani di Pemilihan Tengah Tahun: Keuntungan Kas Tidak Cukup

New York Times Top Stories •
×

Situasi politik telah memburuk bagi republikani sedang mereka mencoba mempertahankan kontrol atas Kongres, meski partai tersebut memiliki keuntungan kas yang signifikan dibanding demokrati. Republikani sedang melakukan pertahanan yang mahal terhadap negara-negara dan distrik yang dengan mudah dimenangkan oleh Presiden Trump pada tahun 2024. Di Georgia, stratego republikani secara pribadi sedang mendiskusikan apakah peregangan untuk Kursi Senat telah menjangkau jangkauan partai.

Di Kansas, Wakil Presiden JD Vance melakukan kampanye untuk kandidat republikani ke Senat, meski sejak tahun 1932 belum ada demokrasi yang terpilih ke dewan tersebut. Di Nebraska, baru saja lahir sebuah Super PAC republikani baru yang membiayai pertahanan seorang senator milliarder yang masih menjabat. Di seluruh negeri, operasi politik Presiden Trump sedang menginvestasi di daerah-daerah yang dulu merupakan benteng republikani yang kuat, termasuk beberapa di Texas yang dikatakan partai mereka telah berhasil melakukan gerrymander yang aman hanya satu tahun lalu.

Kurang dari tujuh minggu sebelum pemilihan tengah tahun, lapangan pertempuran kini menjalar ke dalam negeri bagian dalam negara-negara dan distrik yang pernah dimenangkan oleh Bapak Trump tiga kali, sering kali dengan selisih dua digit. Senator Chuck Schumer berkata bahwa demokrasi merasa yakin tetapi memperingatkan bahwa peta tidak mudah. Penurunan dukungan terhadap Bapak Trump dan kemarahan pemilih karena harga tinggi akibat tarif dan perang dengan Iran menimbulkan masalah serius.

Federal Reserve telah meningkatkan suku bunga, sehingga biaya pinjaman meningkat. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Mike Johnson mengakui bahwa harga bahan bakar minyak dan solar yang tinggi terkait Selat Hormuz merupakan masalah. Survei New York Times dan Universitas Siena menunjukkan bahwa demokrasi memiliki keuntungan hampir sembilan poin pada pilkada kongres, serupa dengan tahun 2018.

Wakil Wakil Rakyat Hakeem Jeffries berkata bahwa republikani sedang panik dan berada di ambang kehilangan Dewan Perwakilan Rakyat, dengan Senat tidak jauh di belakangnya. Republikani memiliki keuntungan kas yang besar, yang mereka gunakan untuk iklan serangan dari Florida Selatan hingga Alaska. Super PAC republikani yang dipimpin oleh jaringan Bapak Trump telah membooking lebih dari 140 juta dolar untuk iklan sejak Hari Buruh.

Wakil Wakil Rakyat Richard Hudson berkata bahwa pemilih tidak memperhatikan sampai setelah Hari Buruh, dan kini mereka mengaktifkan semuanya. Negara bagian besar pertama yang mungkin hilang dari peta bagi republikani adalah Georgia, di mana Senator Jon Ossoff menempati kursi yang paling rentan bagi demokrasi.