Corey Lewandowski, penasihat lama Donald Trump dan mantan manajer kampanye Trump for President, kini menjadi subjek penyelidikan oleh Departemen Kehakiman. Pengembangan ini menandai pergeseran signifikan dalam hubungan antara dua tokoh politik yang tetap dekat meski memiliki kontroversi di masa lalu.
Presiden Trump tidak membela Lewandowski secara terbuka, suatu penyimpangan dari pola biasanya dalam mendukung mantan stafnya. Ketiadaan komentar ini memicu spekulasi tentang sifat penyelidikan dan posisi Lewandowski saat ini di lingkaran dalam.
Lewandowski, yang pernah menjabat sebagai Kepala Staf pada hari-hari awal pemerintahan Trump, telah menjadi tokoh tetap di orbit presiden sejak kampanye 2016. Keluarnya dari Gedung Putih pada 2017 diikuti oleh peran penasihat informal dan penampilan publik yang membela presiden.
Penyelidikan Departemen Kehakiman menambah lapisan pengawasan terhadap tokoh yang sudah dikenal dengan gaya agresif dan hubungan erat dengan liputan New York Times tentang pemerintahan Trump.
Sumber: New York Times Top Stories · Diringkas oleh HeadlinesBriefing