HeadlinesBriefing favicon HeadlinesBriefing.com

Indonesia pertahankan dana SAL $17 miliar di bank negara hingga 2027

Bloomberg Markets •
×

Menteri Keuangan baru Indonesia akan mempertahankan kebijakan pendahulunya untuk menyimpan sekitar $17 miliar dalam dana cadangan pemerintah di bank-bank negara guna mendorong pinjaman dan aktivitas ekonomi. Dana SAL yang disebut-sebut, diperkirakan sekitar 299 triliun rupiah hingga saat ini, akan ditempatkan hingga Juli 2027, kata Menteri Keuangan Suahasil Nazara di briefing anggaran di Jakarta pada hari Jumat.

"Penempatan dana SAL dilakukan dan dikelola sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu stabilitas perbankan atau perekonomian," kata Suahasil, menambahkan bahwa kementeriannya akan berkomunikasi bulanan dengan sektor perbankan dan bank sentral — tempat dana sebelumnya ditempatkan.

"Nanti, saat penarikan terjadi, Kementerian Keuangan akan berkoordinasi untuk memastikan tidak ada kesenjangan ketersediaan pendanaan di sektor perbankan," kata Astera Primanto Bhakti, direktur jenderal Perbendaharaan. Salah satu langkah paling menonjol, dan terkadang paling kontroversial, yang diperkenalkan oleh mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa adalah membanjiri sistem perbankan dengan uang tunai untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Purbaya, yang dicopot dari jabatannya awal minggu ini, telah melanggar praktik konvensional kementerian untuk menyimpan dana di bank sentral, yang mengawasi pengelolaan likuiditas di sistem keuangan sebagai bagian dari kebijakan moneter.